SURVEI PENERAPAN DAN KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN DI LAPANGAN
(SMPN 1 LARANGAN)
Oleh: Nadia Riski Farisa
Gambar 1
SMP NEGERI 1 LARANGAN Jl. Raya Larangan, Larangan Luar, Kec. Larangan, Kab.Pamekasan Prov. Jawa Timur
A. Kondisi Nyata Media Pembelajaran dan Penggunaannya
Sumber belajar dan media pembelajaran digunakan sebagai alat bantu bagi pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan di SMPN 1 Larangan bermacam-macam dan bisa dikatakan kompleks. Mulai dari buku paket, buku lks, gambar, peta dan globe, papan tulis dan papan flanel. Selain media yang ada di setiap kelas, terdapat juga media pembelajaran di ruangan tertentu seperti laboratorium IPA, laboratorium bahasa, laboratorium komputer hingga taman kecil berkonsep (green house). Karena saat ini proses belajar mengajar masih daring dan sebagian tatap muka terbatas, pendidik juga menggunakan media audio visual berupa video pembelajaran yang dikirim di grup kelas masing-masing sehingga proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.
B. Permasalahan di Lapangan
Berbagai media pembelajaran yang terdapat di sekolah digunakan oleh pendidik dan peserta didik dengan baik. Namun, media pembelajaran tersebut masih terdapat kekurangan. Seperti, kurang pemeliharaan buku paket bagi peserta didik sehingga kondisi fisiknya kurang bagus dikarenakan telah digunakan selama bertahun-tahun. Banyak terdapat coretan, sampul dan beberapa halaman ada yang terlepas. Meskipun sedikit mengganggu tetapi dan hal itu tidak menjadi masalah besar dan pembelajaran tetap berjalan dengan lancar. Dalam proses belajar mengajar pendidik juga menggunakan tambahan buku lks agar lebih kompleks.
Gambar 2
Ruang Kelas
Karena pendemi covid-19 kegiatan belajar megajar menjadi terganggu mulai dari hari libur dan proses pembelajaran harus dialihkan menjadi daring dan sebagian tatap muka terbatas. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa ruang pembelajaran seperti berbagai laboratorium menjadi jarang digunakan. Di laboratorium IPA contohnya, kondisi ruangannya sedikit kotor dan berantakan. Sehingga, pendidik dan peserta didik harus membersihkan ruangan tersebut bersama-sama. Terdapat benda-benda yang juga mulai rusak, kotor, sebagian hilang, dan peralatan yang pecah.
Laboratorium IPA
Di taman mini (green house) juga tanamannya terdapat yang mulai menguning, pot rusak, sehingga tanaman mulai berkurang.
Taman Mini (green house)
Namun, di laboratorium komputer masih terjaga dan banyak peralatan yang bagus dikarenakan ruangan ini selalu di jaga dan digunakan setiap hari meskipun tidak untuk proses mengajar melainkan untuk kepentingan sekolah. Di laboratorium bahasa sering dikunci karena jarang digunakan.
C. Solusi atau Ide Gagasan Kreatif
Dari kondisi media pembelajaran yang ada di lapangan terdapat beberapa solusi atau ide gagasan yang dapat digunakan untuk memaksimalkan penggunaan media pebelajaran seperti:
1. Media pembelajaran sangat penting sebagai penunjang proses pembelajaran sehingga perlu dijaga dan dirawat dengan baik.
2. Memperketat penggunaan buku yang dipinjam oleh peserta didik agar buku terssebut tetap dalam kondisi baik dan tidak hilang/berkurang jumlahnya.
3. Menjaga dan tetap rutin membersihkan serta mengecek kondisi setiap media pembelajaran sebelum dan setelah digunakan.
4. Memperbarui media pembelajaran yang kondisinya sudah rusak dan tidak layak pakai.
5. Karena proses pembelajaran juga menngunakan media berupa video pembelajaran, sebaiknya setiap kelas diberikan LCD dan proyektor untuk memudahkan dan memaksimalkan proses pembelajaran. Sehingga, pendidik dan peserta didik tidak harus pergi ke ruang laboratorium komputer/bahasa untuk menggunakan LCD dan proyektor. Ruang laboratorium tersebut cukup digunakan untuk keperluan pembelajaran lain yang dikhususkan (seperti mata pelajaran atau materi khusus yang berkaitan dengan teknologi informasi dan cara penggunaannya) atau keperluan lainnya.
6. Membuat terobosan baru seperti menjadikan setiap benda di seluruh lingkungan sekolah menjadi media pembelajaran yang dapat digunakan dan menyenangkan bagi peserta didik.
7. Menambah ruang laboratorium atau ruang pembelajaran lain yang dirasa kurang sehingga jika akan digunakan tidak perlu antre atau bergantian di hari lain.
D. Kebutuhan Media Pembelajaran
Untuk memaksimalkan proses pembelajaran media pembelajaran yang dibutuhkan tentu harus sesuai materi dan kurikulum yang berlaku. Mulai dari penggunaan buku paket dan LKS yang dalam kondisi baik/bagus, kelengkapan media pembelajaran lain seperti benda-benda yang terdapat di ruang laboratorium, taman mini, dan ruang lainnya. Membuat terobosan atau Media pembelajaran baru agar peserta didik tidak merasa bosan dan merasa menyenangkan.
E. Kesimpulan
Dari berbagai ulasan yang telah dijabarkan diatas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang beraneka ragam tersebut sangatlah penting dan dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Sehingga perlu adanya pemeliharaan dan terobosan baru untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajaran. Kerjasama dari berbagai pihak sangat dibutuhkan demi kelancaran pembelajaran tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar